PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Nama : Diana
Kelas : 2 EA 14
NPM : 10208370
Dosen : SRI WALUYO
Universitas Gunadarma 2010
Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan berkat-Nya kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik.Adapun materi yang dapat saya berikan dalam pembahasan kali ini adalah mengenai Pendidikan Kewarganegaraan,yang lebih mengangkat materi mengenai
“ MENJAGA KEUTUHAN NKRI”.
Dimateri ini,saya mencoba menjelaskan beberapa aspek yang ada dalam materi ini,yaitu :
* Pengertian & Sejarah Arsitektur Indonesia
* Ciri Khas Arsitektur Indonesia
* Taman Mini Indonesia Indah & candi Borobudur
Dalam penyelesaian tugas ini,saya banyak mendapat bantuan dari beberapa pihak, maka dari itu saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Bapak Sri Waluyo selaku dosen materi Pendidikan Kewaganegaraan
2. Keluarga dan teman-teman saya
Kiranya pembahasan saya ini dapat berguna bagi kita semua,sebagai salah satu pedoman untuk memahami mengenai prinsip dasar pemerintahan Republik Indonesia
BAB I . PENDAHULUAN
Kata "Indonesia" berasal dari kata dalam bahasa Latin yaitu Indus yang berarti "Hindia" dan kata dalam bahasa Yunani nesos yang berarti "pulau".
Jadi, kata Indonesia berarti wilayah Hindia kepulauan, atau kepulauan yang berada di Hindia, yang menunjukkan bahwa nama ini terbentuk jauh sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat.
Pada tahun 1850, George Earl, seorang etnolog berkebangsaan Inggris, awalnya mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia untuk penduduk "Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu".
Murid dari Earl, James Richardson Logan, menggunakan kata Indonesia sebagai sinonim dari Kepulauan India.
Namun, penulisan akademik Belanda di media Hindia Belanda tidak menggunakan kata Indonesia, tetapi istilah Kepulauan Melayu (Maleische Archipel); Hindia Timur Belanda (Nederlandsch Oost Indiƫ), atau Hindia (Indiƫ); Timur (de Oost); dan bahkan Insulinde (istilah ini diperkenalkan tahun 1860 dalam novel Max Havelaar (1859), ditulis oleh Multatuli, mengenai kritik terhadap kolonialisme Belanda).
Sejak tahun 1900, nama Indonesia menjadi lebih umum pada lingkungan akademik di luar Belanda, dan golongan nasionalis Indonesia menggunakannya untuk ekspresi politik. Adolf Bastian dari Universitas Berlin memasyarakatkan nama ini melalui buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels, 1884–1894. Pelajar Indonesia pertama yang menggunakannya ialah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara), yaitu ketika ia mendirikan kantor berita di Belanda yang bernama Indonesisch Pers Bureau di tahun 1913.
Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara).
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara.
Selain memiliki populasi padat dan wilayah yang luas, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia
BAB II. ISI / PEMBAHASAN
PENGERTIAN & SEJARAH ARSITEKTUR INDONESIA
Dalam pembahasan mengenai “ Menjaga Keutuhan NKRI “,akan kita kaji lebih dalam lagi mengenai Arsitektur Indonesia yang didalamnya terdapat berbagai keanekaragaman yang sangat banyak ruang lingkupnya
Arsitektur adalah seni dan ilmu dalam merancang bangunan.
Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan,mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk.
Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.
Arsitektur Indonesia dipengaruhi oleh keanekaragaman budaya, sejarah dan geografi di Indonesia. Para penyerang, penjajah, dan pedagang membawa perubahan kebudayaan yang sangat memperuhi gaya dan teknik konstruksi bangunan. Pengaruh asing yang paling kental pada zaman arsitektur klasik adalah India, meskipun pegaruh Cina dan Arab juga termasuk penting. Kemudian pengaruh Eropa pada seni arsitektur mulai masuk sejak abad ke-18 dan ke-19.
Arsitektur Indonesia mencerminkan keanekaragaman budaya, sejarah, dan geografi yang membentuk Indonesia seutuhnya. Kaum penyerang, penjajah, penyebar agama, pedagang, dan saudagar membawa perubahan budaya dengan memberi dampak pada gaya dan teknik bangunan. Tradisionalnya, pengaruh arsitektur asing yang paling kuat adalah dari India. Tetapi, Cina, Arab, dan sejak abad ke-19 pengaruh Eropa menjadi cukup dominan.
CIRI KHAS ARSITEKTUR INDONESIA
Ciri khas arsitektur Indonesia kuno masih dapat dilihat melalui rumah-rumah adat dan/atau istana-istana kerajaan dari tiap-tiap provinsi. Taman Mini Indonesia Indah, salah satu objek wisata di Jakarta yang menjadi miniatur Indonesia, menampilkan keanekaragaman arsitektur Indonesia itu. Beberapa bangunan khas Indonesia misalnya Rumah Gadang, Monumen Nasional, dan Bangunan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan di Institut Teknologi Bandung.
Di Taman Mini Indonesia Indah atau yang kita kenal dengan TMII memiliki berbagai ciri khas yang menunjukkan kekayaan Arsitektur Indonesia
Di Indonesia, hampir setiap suku bangsa memiliki bentuk dan corak bangunan yang berbeda, bahkan tidak jarang satu suku bangsa memiliki lebih dari satu jenis bangunan tradisional. Bangunan atau arsitektur tradisional yang mereka buat selalu dilatarbetakangi oleh kondisi lingkungan dan kebudayaan yang dimiliki. Di TMII, gambaran tersebut diwujudkan melalui Anjungan Daerah, yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di berbagai propinsi Indonesia.
Di TMII terdapat berbagai macam taman yang menunjukkan keindahan flora dan fauna Indonesia seperti taman anggrek, taman melati, kolam akuarium air tawar dan taman burung.
Museum yang ada diperuntukkan untuk memamerkan sejarah, budaya dan teknologi seperti Museum Indonesia, Museum Pusaka, Museum Transportasi, dan Pusat Peragaan IPTEK.
Contoh lain ciri khas Arsitektur Indonesia ,adalah
Candi Borobudur
Borobudur berbentuk punden berundak, yang terdiri dari enam tingkat berbentuk bujur sangkar, tiga tingkat berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua tingkat-tingkatannya beberapa stupa.
Borobudur yang bertingkat sepuluh menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana. bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.
Bagian kaki Borobudur melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau "nafsu rendah". Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang diduga dibuat untuk memperkuat konstruksi candi.
Adapun bukti candi Borobudur merupakan ciri khas arsitektur Budha di Indonesia, diantaranya.
1) Pembangun candi Borobudur. Candi Borobudur dibangun oleh para penganut agama Budha
Mahayana pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra.
2) Bangunan candi Borobudur. Bangunan candi Borobudur dibagi menjadi tiga bagian.
Pembagian manjadi tiga tersebut sesuai benar dengan tiga lambang atau tingkat
dalam suatu ajaran Budha yaitu Kamadhatu,Rupadhatu, dan Arupadhatu yang masing-
masing mempunyai pengertian.
3) Relief candi Borobudur. Candi Borobudur memiliki 1460 relief. Keseluruhan relief
yang ada di candi Borobudur mencerminkan atau menceritakan ajaran sang Budha.
4) Patung Budha candi Borobudur. Candi Borobudur memiliki 504 patung Budha. Patung
Budha tersebut memiliki sikap tangan yang berbeda-beda yang memiliki makna sikap
tangan sang Budha.
Berdasarkan bukti-bukti tersebut maka dapat disimpulkan bahwa candi Borobudur merupakan ciri khas arsitektur Budha yang ada di Indonesia.
BAB III.KESIMPULAN
Kunjungi Taman Mini,Cintai Indonesia merupakan semboyan yang digunakan TMII untuk masyarakat Indonesia,betapa indahnya kekayaan arsitektur yang terdapat didalamnya,begitupun juga Candi Borobudur yang merupakan ciri khas arsitektur Budha.
Kita sebagai warga negara Indonesia boleh berbangga,karena banyak yang bisa kita banggakan dari Indonesia beserta seluruh keindahan yang terdapat didalamnya.Ciri khas Arsitektur Indonesia ini dapat memperkuat kita untuk menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia karena didalamnya terdapat seni,budaya,sejarah serta geografi Indonesia.
Melalui peninggalan arsitektur itu juga merupakan penyalur antara sejarah bangsa dengan keberagaman kekayaan Indonesia serat memperkuat bangsa Indonesia agar tetap menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia.
BAB IV. DAFTAR REFERENSI
http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur
http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Mini_Indonesia_Indah
http://id.wikipedia.org/wiki/Borobudur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar